Jumat, 25 Juli 2008

As-Sa’ah

Waktu begitu cepat berlalu

Aku tak kuasa menahannya

Datang dan pergi begitu saja


Ku ingin berlari bersama angin

Mengalir deras bersama air

Berkobar bersama api

Dan menimbun bersama tanah

Sungguh, ku ingin bersama mereka…


Jiwa ini tak henti-henti menodai

Hanya kotoran yang slalu tampak dimata

Dimanakah aku bisa mendapat cahaya?

Kapankah aku peroleh embun pagi?


Aku terpelanting masa

Hantaman demi hantaman terus mendera

Ku tak berdaya dibuatnya

Oh, malang sekali nasibku ini


Hai waktu, maukah engkau berdamai denganku?

Kalau kau tak mau, kuharus cari siapa lagi?

Kau adalah bagian hidupku

Kau adalah samuderaku


Surakarta, 29 Juni 2008

Tidak ada komentar: